Contoh Case Study


Bermula Dari Lumpur

Case Study Kelas V Mata Pelajaran IPA

Oleh: Agus Prayugo, S.Pd.

KKG Gugus Bermutu 03 Ledokombo Jember

 

 

 

Pelajaran IPA sebenarnya pelajaran yang paling disukai oleh siswa, namun tidak semua materi IPA dapat diserap siswa dengan baik sehingga sebagai guru saya harus menyiapkan metode, media yang tepat agar materi dapat terserap dengan baik dan tentunya tujuan pembelajaran juga tercapai. Salah satunya pengalaman saya berikut.

Senin pagi itu saya dengan bersemangat memasuki kelas V SDN Slateng 01 Kecamatan Ledokombo Kabupaten Jember, kebetulan kali ini saya akan memberikan pelajaran IPA tentang struktur bumi. Seperti biasa saya memulai pelajaran dengan memberikan beberapa pertanyaan apersepsi. Beberapa pertanyaan saya pun telah dijawab siswa dengan benar. Sehingga saya yakin semua siswa saya sudah siap untuk memulai belajar.

Kegiatan inti saya mulai dengan menunjukkan gambar struktur bumi dengan ukuran 80 x 60 cm yang saya siapkan tadi malam. Media gambar saya yakini dapat membantu siswa saya untuk memahami materi ini karena di sekolah saya tidak tersedia media lain ataupun kit IPA. Beberapa siswa langsung berebut untuk melihat gambar yang saya pampang di depan kelas. Saya pun mulai menjelaskan dengan menunjukkan bagian-bagian lapisan bumi. Ketika penjelasan saya belum selesai saya melihat beberapa siswa berbicara sendiri dengan teman sebangkunya. Hal tersebut mulai membuat saya ragu apakah siswa saya tadi memperhatikan penjelasan saya atau…..

Untuk membuktikannya saya pun langsung memberikan perntanyaan setelah penjelasan selesai. “ Ayo coba sebutkan urut-urutan struktur bumi dari yang paling atas?”. Seketika kelas menjadi ramai kerena siswa saya berebut untuk melihat gambar struktur bumi di depan kelas. Kemudian mereka beramai-ramai menyebutkan struktur bumi tersebut dengan membaca tulisan pada gambar. Saya semakin penasaran apakah siswa saya tadi benar-benar dapat menyebutkan atau membaca. Saya buka gambar yang menempel di papan tulis. Kemudian saya kembali menyampaikan pertanyaan yang sama. Kali ini semua siswa saya terdiam, ternyata benar siswa saya hanya membaca tidak mampu menyebutkan. Dengan gundah saya coba tunjuk beberapa siswa yang saya anggap pandai.

“ Ani, coba kamu sebutkan struktur bumi tadi!”.

“ Kerak bumi, Mantel bumi, dan….dan…….” Jawab Ani dengan ragu.

Saya pun semakin gundah, ternyata pembelajaran kali ini tidak sesuai harapan. Bel istirahat pun berbunyi tak terasa jam pelajaran sudah usai saya pun memberikan tugas PR kepada siswa saya. Dengan hati yang kurang pas saya pun meninggalkan kelas menuju ruang guru.

Di ruang guru saya kembali merenung bagaimana caranya agar materi ini dengan mudah diserap oleh siswa saya. Tok-tok-tok… beberapa siswa kelas V mengetuk pintu untuk minta ijin ke sungai. (kebetulan di sekolah tidak tersedia toilet)

Beberapa menit kemudian bel berbunyi saya pun melanjutkan pelajaran berikutnya di kelas. Ketika akan memulai pelajaran beberapa siswa saya yang pamit ke sungai tadi belum hadir di kelas. Saya pun bertanya kepada siswa saya

“ Kemana Ali, Hadi dan Jono?”

“ Ke sungai pak, tadi main celot ( Lumpur dalam bahasa madura )

Saya pun mengecek ke sungai yang tak jauh dari sekolah. Ternyata 3 orang murid saya dan beberapa siswa kelas VI sedang asyik bermain Lumpur. Ada yang membuat bola-bola Lumpur. Saya pun langsung memanggil semuanya dan langsung menyuruh mereka cuci tangan dan masuk kembali ke sekolah.

Di rumah saya kembali teringat pembelajaran tentang struktur bumi tadi dan tindakan 3 orang siswa yang sibuk bermain Lumpur di tepi sungai. Muncullah ide untuk membawa pelajaran IPA esok ke pinggir sungai. Belajar sambil bermain tentu sangat mengasikkan. Media pembelajaran yang akan digunakan tidak perlu saya siapkan karena sudah tersedia yaitu Lumpur. Saya mempunyai ide untuk memberikan tugas membuat tiruan struktur bumi dengan bahan dari Lumpur.

Keesokan harinya, saya mulai pembelajaran IPA dengan bersemangat, langsung saja saya mengajak siswa untuk ke luar kelas menuju pinggir sungai. Di tepi sungai tersebut saya membentuk beberapa kelompok kecil terdiri dari 3 siswa masing-masing kelompok. Saya memberikan penjelasan cara kerja kelompok tadi yakni siswa membuat tiruan struktur bumi dari Lumpur (celot) dengan memberi batas berupa plastic yang sudah ditulis nama-nama bagian lapisan bumi. Wah saya sangat kaget dengan antusias siswa saya. Semua senang dan langsung membuat tiruan struktur bumi dari Lumpur. Beberapa kelompok mengajak saya untuk mengecek pekerjaan mereka. Semua siswa sibuk mengerjakan tugas. Tak sampai 10 menit semua pekerjaan kelompok selesai. Dengan tangan yang berlumur Lumpur beberapa kelompok saya suruh menjelaskan struktur bumi yang mereka buat. Hasilnya sangat diluar dugaan ternyata semua kelompok mampu menyebutkan lapisan-lapisan bumi dengan baik dan urut.

Setelah itu saya menyuruh siswa untuk mencuci tangan kemudian kembali ke kelas. Saya kemudian membagikan kertas kosong kepada semua siswa dan menyuruh mereka untuk menggambar struktur bumi. 10 menit berlalu terlihat siswa sudah mulai ramai. Saya kemudian menyuruh siswa yang sudah selesai untuk mengumpulkan tugasnya. Hasilnya benar-benar membuat saya tersenyum puas. Hamper 90% siswa mampu menggambar, menyebutkan, mengurutkan lapisan-lapisan bumi dengan baik dan benar. Bel berbunyi ketika saya masih duduk termenung di depan kelas tentunya dengan senyum kepuasan.

11 responses to “Contoh Case Study

  1. Kenalkan Mas, saya salah satu KS di Banjarnegara. Saya sangat salut jika kita sebagai guru SD mau berbagi pengalaman dalam mengajar lewat blog. Teruskan berkarya. Buka cakrawala pengetahuan teman-teman kita lewat media ini.

    • Salam kenal balik mas, menurut saya sharing merupakan salah satu jalan terbaik untuk menambah ilmu, semakin banyak masukan tentu semakin kaya referensi yang kita miliki, salam

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s