Penulisan Artikel ( Bagian 1 )


Artikel  sangat  berbeda  dengan  karya  tulis  ilmiah.  Dari  segi  bahasa,  bahwa  artikel  lebih  sederhana  karena  sasaran  pembacanya  menjangkau  semua  kelompok masyarakat.  Sedangkan  bahasa  yang  digunakan  dalam  karya  tulis  ilmiah  haruslah  menggunakan  bahasa  yang  formal  sehingga  kadang-kadang terasa kaku.  Dalam  dunia  akademik,  karya  tulis  ilmiah  didefinisikan  sebagai  tulisan  yang  didasari oleh hasil pengamatan, peninjauan, penelitian, dan perenungan dalam bidang  kelimuan  tertentu, disusun menurut metode  tertentu dengan penulisan yang santun, baik, dan benar (Wibowo, 2011:49).  Dari segi  isi, gagasan-gagasan dalam sebuah artikel  tidak perlu ditunjang oleh bukti-bukti yang lengkap sebagaimana dalam karya tulis ilmiah. Di dalam karya tulis  ilmiah,  penulis  harus menyertakan  sumber  data  berupa  kutipan,  catatan kaki, biografi, serta daftar rujukan pada akhir tulisan. Selain  itu,  artikel  juga merupakan  suatu  representasi  hasil  pemikiran  penulis atau suatu objek kajian kepada pembaca melalui bahasa tulis dengan mengikuti sistematika dan kaidah penulisan ilmiah.

Karakteristik Artikel
Menurut AS Haris Sumadiria (2009:4) artikel memiliki tujuh karakteristik:

  1. ditulis dengan atas nama (by line story);
  2. mengandung gagasan aktual dan atau kontroversial;
  3. gagasan  yang  diangkat  harus menyangkut  kepentingan  sebagian  terbesar khalayak pembaca;
  4. ditulis secara referensial dengan visi intelektual;
  5. disajikan dalam bahasa yang hidup, segar, populer, komunikatif;6. singkat dan tuntas; dan
  6. orisinal.

Syarat-syarat artikel yang baik:

  1. Mengandung masalah.
  2. Topik  harus  spesifik  agar  dapat  dengan mudah  diuraikan  atau  dijelaskan. Semakin  spesifik  suatu  topik,  semakin  mudah  bagi  penulis  untuk  menyelesaikannya.
  3. Semua  gagasan  harus  dapat  dipertanggungjawabkan  dengan  mengikutsertakan alasan, bukti, dan contoh.
  4. Panjang artikel antara 3-5 halaman.
  5. Sebuah artikel hendaknya menyertakan alternatif pemecahan persoalan atau  menyertakan harapan, usul atau saran kepada pembaca.

Jenis-Jenis Artikel
Artikel pada umumnya dapat dibagi menjadi dua yaitu:
1. artikel ilmiah; dan
2. artikel populer.

Manfaat Menulis
1.  Memperoleh pengakuan profesional dari kalangan profesinya.
2.  Memperdalam penguasaan bidang ilmu.
3.  Memperlancar peningkatan karir akademik atau jabatan fungsionalnya.
4.  Berpartisipasi dalam penyebaran dan pengembangan ilmu.

ARTIKEL ILMIAH

Artikel  ilmiah  adalah  artikel  yang  memiliki  nilai  atau  memenuhi  kaidah  (syarat) keilmuan.  Artinya  artikel  ilmiah  menggunakan  metode  ilmiah  dalam  membahas permasalahan, menyajikan  kajian  dengan  ragam  bahasa  dan  tata  tulis  ilmiah,  dan menggunakan prinsip-prinsip keilmuan pada umumnya seperti objektif, logis, empiris, sistematis.  Sementara  itu,  menurut  Kamus  Besar  Bahasa  Indonesia  (KBBI)  dapat diartikan  sebagai  karya  tulis  lengkap.  Misalnya  laporan  berita  atau  essai  dalam majalah atau surat kabar.  Artikel  imiah  juga dapat diartikan sebagai hasil berpikir  ilmiah yang didasarkan pada rencana  yang  relatif matang  karena  akan memudahkan  penulis  untuk mewujudkan teks artikel.
Empat Dimensi Artikel Ilmiah

  1. Dimensi  hasil  pemikiran  atas  suatu  objek  kajian  yang  dapat  berupa  temuan penelitian atau gagasan analitis kritis.
  2. Dimensi  bahasa  tulis  sebagai  alat  mempresentasikan  hasil  pemikiran  penulis dalam bentuk satuan-satuan makna dan penanda hubungan satuan-satuan makna secara eksplisit.
  3. Dimensi  sistematika  yang  dijadikan  unsur  pembeda  antara  bentuk  karya  tulisartikel dengan bentuk karya tulis lain.
  4. Dimensi kaidah penulisan yang harus ditaati, baik yang bersifat universal (umum) maupun bersifat selingkung.

Jenis Artikel Jurnal Ilmiah
Pada umumnya artikel ilmiah dibagi menjadi dua yaitu:
1. Artikel hasil penelitian
Artikel  hasil  penelitian  adalah  artikel  ilmiah  yang  ditulis  berdasarkan  hasil pemikiran atas suatu objek kajian yang berupa temuan penelitian. Artikel penelitian bukan  merupakan  bentuk  ringkasan  pengkreditan  dari  laporan  penelitian,  tetapi merupakan  hasil  kerja  penulisan  baru  yang  dipersiapkan  dan  dilakukan sedemikian  rupa,  sehingga  tetap  menampilkan  secara  lengkap  semua  aspek penelitian.
2. Artikel nonpenelitian/konseptual (ulasan/teori)
Artikel nonpenelitian/konseptual adalah artikel yang ditulis berdasarkan hasil  pemikiran atas suatu objek kajian berupa gagasan atau telaah dan analisis kritis.  Artikel nonpenelitian mencakup:

a.  menelaah suatu teori;
b.  mengembangkan suatu model;
c.  mendeskripsikan fakta atau fenomena tertentu;
d.  menilai suatu produk/publikasi; dan
e.  cara penyajiannya di dalam jurnal sangat bervariasi.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s